Langsung ke konten utama

Postingan

Sukses : Identik dengan Harta?

Hola blog, Lama sekali saya tidak menyempatkan menulis di sini Selain sibuk untuk meraih gelar secepat mungkin, ada beberapa kesibukan lain yang harus diselesaikan untuk bertahan hidup. Jadi maafkeun ya, Huehehehe. Judul saya kali ini kelihatan serius sekali. Memang saya akan berbicara serius di postingan kali ini. Mengingat sering sekali pertanyaan yang menjadi judul tulisan ini terlintas dipikiran saya. Apakah benar bahwa sukses harus identik dengan banyak harta? Kalau iya, kenapa orang orang yang hartanya dibawah rata rata bisa tersenyum walau ada begitu banyak masalah dibalik senyumannya itu. Lantas kalau tidak, kenapa orang orang yang sudah sukses dengan bergelimang harta juga masih bisa bersedih ketika ada masalah yang menimpanya? Gila! Sepertinya saya cocok jadi filsuf nih. Huehehehehe. Sering saya bertanya ke kawan kawan saya disaat kami sedang nongkrong, apa artinya sukses bagi mereka? Banyak yang menjawab sukses itu diiringi dengan kehidupa...

Mine

The hardest moment are not those when tears flow from your eyes, but it’s when you have to hide the tears in your eyes with a smile :) Hanya karena seseorang terlihat kuat di hadapanmu, Tak berarti dia tak bisa begitu kuat bila tanpamu. Tak semua senyuman berarti kebahagiaan. Yang tersembunyi dibalik senyuman tidak selalu bisa terlihat. Tak semua tawa berarti bahagia. Tetapi sering kali tawa adalah penutup hati yang tengah terluka. Tak semua air mata berarti duka. Terkadang tangisan adalah kebahagiaan yang tak mampu diungkapkan oleh lisan. Tetap berusaha melakukan yang terbaik dan belajar mensyukuri nikmat yang sudah ada agar bahagia selalu menyertai kemanapun kaki melangkah. Kamu tak akan bisa membuat semua orang bahagia, namun kamu pasti bisa membuat seseorang bahagia karena dirimu bahagia. Setiap ada awal pasti ada akhir, setiap masalah pasti ada solusi. Jangan pernah menyerah, percaya diri, dan bahagia menanti. Karena ka...

Dreams

                "Ada banyak mimpi yang ingin kuwujudkan bersamamu."                 Jawaban ini cukup untuk menutup rasa penasaranmu terhadap pertanyaan                 “Kenapa aku sulit melepaskanmu?” Berkah dalem,

Just Do It

Entahlah, Perasaan ini sedang campur aduk Antara bahagia, optimistis, dan lega, tapi diantara perasaan menyenangkan itu semua, terselip juga perasaan yang mungkin dihindari sebagian orang Takut, Ragu, Pesimistis, Intinya, saya ini lagi bingung. Hehehe. Dan juga lapar. Hiraukan kalimat pembuka yang aneh tersebut ya kawan kawan, karena pada akhirnya saya hanya ingin menyampaikan beberapa pesan yang saya alami sendiri dan mungkin berguna bagi kalian semua. Pesannya yaitu lakukanlah apa yang kamu mau sekarang. Kalau kata NIKE, Just Do It aja sih. Pokoknya tetap maju dengan pendirianmu. Karena kamu pasti sudah menghabiskan banyak waktu untuk berpikir tentang apa yang akan kamu putuskan dalam hidupmu. Jadi buang buang waktu kalau mendengarkan nasihat orang lain. Karena pada dasarnya, semua orang hanya akan mempunyai 2 pilihan ketika ia merasakan sendiri dampak dari apa yang diputuskann...

Kuat Untuk Sendiri

~ Rasanya ini menjadi level terberat dalam hidup. Disaat kita butuh kepercayaan dan dukungan,  cinta dan perhatian, serta teman yang bertahan. Tidak ingin terlalu banyak berharap dengan  keadaan sesulit ini, terkadang aku lebih memilih sendiri. Berpikir secara realistis, dan melihat bahwa tak ada seorangpun yang rela menemanimu dengan tulus dalam kesusahanmu. Terkecuali mereka tahu benar tentangmu. Tapi, itu hanya mimpi, karena sekalipun dia atau mereka tahu dirimu  seperti apa, tetap saja nihil. Ini mengharuskanmu untuk terus berjuang dan berjalan sendiri. Hadapi  dengan caramu, dan niatkan dari hati bahwa kau melakukannya dengan tulus. -Yusra Nambela Saya menemukan postingan ini di Path milik saya dan tak tahu pasti siapa si Yusra ini. Namun yang jelas, kalimat ini cocok untuk menggambarkan kondisi saya belakangan ini.  Oh iya, satu quote lagi dari aktivis Indonesia berdarah Chinese...

What's Wrong, February?

                Kesialan selalu datang disaat yang tidak terduga-duga                 Istilah lainnya, apes disaat yang tidak memungkinkan untuk apes.                 Itu yang terjadi di saya. Bulan ini banyak sekali pengeluaran yang harus saya lunasi karena kesialan yang datang bertubi-tubi.                 Pertama, motor kesayangan saya, BeatBlue ( karena bermerk Beat dan berwarna biru ) hampir saja digondol tangan-tangan nakal di awal bulan Februari ini. Padahal saya sudah mengunci ganda motor tersebut. Jadi ceritanya, setelah membeli kopi di warkop depan gang menuju kost’an, saya kembali ke kost dan meninggalkan motor kesayangan saya di depan kost yang kebetulan pagarnya tidak dikunci kemba...