Langsung ke konten utama

konsep masalah


Hari ini, gue dihadapkan pada masalah yang sangat sulit gue selesein. Udah minta bantuan sana-sini, tetep aja gak ada yang bisa bantu secara full (maksudnya tulusnya,bro). Sampai gue sendiri mikir, kenapa Tuhan ngasih  yang namanya “masalah”?  bukankah itu justru memberatkan umatnya? Well, gue tahu semua orang pasti punya masalahnya sendiri-sendiri. Dan hal pertama yang kudu kalian inget ketika kalian dapet masalah adalah “tenang”. Karena ketika kalian tenang, hati dan pikiran kalian tuh bakal tenang juga. G lebay khawatirnya. Dan yang kedua, cobalah untuk tetep tersenyum sama orang yang kalian temui di hari kalian dapet masalah. Sapa tau, ketika kalian tersenyum, orang yang kalian senyumi  bisa bantu masalah yang kalian hadepin. So, tenang aja guys! Semuaya pasti punya masalah, dan jangan ngutuk diri kalian sendiri “kok gue terus ya yang dapat masalah?”. Gak baek, pamali entar.
                Hmmm, oke... sekian dulu dari gue. Masalah gue belum selese sob. Doain cepet selese ye!.
-start fresh, stay fresh

Komentar

Favorites

Buah Tanggung Jawab

                Sialan!                 Sabtu kemarin (25/10/2014), saya tak sengaja menyerempet bagian depan mobil di kawasan sekitar kost saya. Apesnya lagi, karena saya yang salah, saya terpaksa membayar biaya perbaikan bagian yang saya serempet tersebut sebesar Rp 500.000,00.                 Buset dah, padahal goresan yang saya sebabkan hanya sepanjang 5 cm. Tapi harus mengganti Rp 500.000,00. Hiks.                 Sebenarnya saya bisa menghindari mobil tersebut. Namun, karena saya menekan rem bagian depan terlalu mendadak dan jalanan saat itu dipenuhi pasir bangunan, akhirnya jatuhlah saya. Istilah jawa-nya “ ngepot” .           ...

What's Next?

                 Ada sebuah keresahan datang di 9 hari setelah saya bertambah umur. Yakni soal “Apa yang akan saya lakukan selanjutnya?” Sebuah pertanyaan simpel bagi seorang anak TK. Tapi sebuah pertanyaan ancaman bagi generasi generasi muda seperti kamu dan juga saya. Ya, apa yang akan saya lakukan?                 Terlintas sebuah pikiran untuk bekerja. Tapi, kerja apa? Berbagai tawaran dan pilihan datang kepada saya. Ada tawaran dari seorang teman untuk menjaga franchise di salah satu tempat waralaba baru. Gajinya pun menarik. 1,2 juta. Glek!   1,2 juta itu ukuran yang besar bagi anak kost seperti saya. Belum tambahan uang saku dari orang tua yang saya dapat. Mungkin, dalam sebulan bisa kredit motor 2x lah ya. Hehehe.                 Alay -,-!     ...

Money Talks

                 Money talks.                 Alias uang berbicara.                 Saya rasa, kamu mengerti maksud dari kata di atas. Uang berbicara. Alias lagi uang yang berkuasa. Ada uang, masalah beres. Sampai ada kalimat “ ada fulus, urusan mulus” . Fulus itu artinya uang. Saya tak tahu darimana kalimat tersebut berasal. Yang jelas, saya pernah mendengarnya.                 Bicara soal uang, siang ini saya berpapasan dengan segerombolan polisi di putaran jembatan Klampis Aji saat saya hendak balik ke kos’an. Bukan hanya polisi saja ding , tapi juga beberapa pengendara motor yang ya kamu tahulah ya, kena razia. Ada perasaan kasihan, dan ada juga perasaan jengkel. Kasihan dengan pengendara motor yang ken...